Apa itu E-Bidding? Bagaimana Prosesnya?

apa-itu-e-bidding-bagaimana-prosesnya

Dalam dunia e-procurement, mungkin Anda sering mendengar istilah e-bidding. Ya, e-bidding merupakan salah satu tahapan dalam 3 proses e-procurement, yakni e-bidding, e-execution, dan e-payment.

Jika dijabarkan, kata e-bidding berasal dari kata electronic atau elektronik dan bidding yang memiliki arti tawar menawar. Sehingga e-bidding dalam e-procurement memiliki arti proses tawar menawar dalam pengadaan barang dan jasa yang dilakukan melalui media elektronik.

E-bidding sendiri merupakan salah satu cara tawar menawar dalam pengadaan barang dan jasa yang lebih praktis dan mudah, bahkan dapat dilakukan hanya dengan satu aplikasi, seperti Procurite.

Procurite mengembangkan aplikasi yang dirancang khusus untuk memudahkan Anda dalam melakukan e-procurement untuk perusahaan atau bisnis Anda. Yuk kenali lebih jauh mengenai fitur utama pada Procurite!

5 Fitur Utama Procurite, E-Procurement dengan Cloud Base

Procurite menjadi solusi yang tepat untuk Anda yang membutuhkan aplikasi penyedia e-procurement berbasis cloud terlengkap dan terintegrasi. Procurite menawarkan efisiensi proses pengadaan yang dapat mempercepat pertumbuhan, mendorong inovasi, dan menjadikan perusahaan Anda tetap kompetitif.

Ada 5 fitur utama yang Procurite tawarkan untuk kemudahan dan kesuksesan pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan Anda. Apa saja fitur utamanya?

1. Sourcing

Melalui fitur ini, Anda dapat mencari dan menyesuaikan barang atau jasa yang Anda butuhkan melalui kategori yang mudah digunakan dari penjual terpercaya dengan mudah dan cepat.

Anda juga dapat melacak semua pengeluaran yang dilakukan oleh tim. Dengan begitu, pengeluaran perusahaan dapat disesuaikan untuk transaksi di masa depan.

2. Custom Approval

Agar proses persetujuan jadi lebih mudah, Anda bisa mengatur tipe dan nominal permintaan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan begini, proses permintaan hingga pembelian pun jadi lebih mudah dan cepat.

Anda bisa memilih terlebih dahulu barang yang Anda butuhkan, setelah itu masukkan ke katalog untuk selanjutnya beralih ke proses berikutnya.

3. Way Matching

Fitur selanjutnya adalah fitur 3 Way Matching yang sangat memudahkan Anda dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa.

Melalui fitur ini, Procurite akan memastikan pembayaran yang dilakukan telah sesuai dengan Purchase Order melalui sistem, jadi tidak akan ada kesalahan dalam menghitung jika dilakukan secara manual.

Setelah pembayaran terkonfirmasi, barang akan dikirim oleh penjual, beserta invoice pemesanan yang akan dikirimkan kepada Anda. Semua proses ini sudah tersistemasi dan otomatis, jadi barang yang dibutuhkan perusahaan bisa sampai dengan cepat.

4. Bid & Auction

Pada fitur ini, Procurite menyediakan e-bidding dan e-auction untuk pengalaman pengadaan barang yang lebih praktis.

Selain itu, melalui fitur ini, proses pelelangan akan membantu Anda dalam mendapatkan harga dan kualitas barang yang terbaik dari para penjual yang telah diundang. Membandingkan tiap penawaran harga jadi lebih cepat dan efisien melalui fitur utama yang satu ini.

Pembeli dan penjual bisa memasang harga terbaik untuk sebuah barang sebelum proses pelelangan dilaksanakan. Nantinya pembeli akan diarahkan langsung ke penjual setelah memanangkan sebuah pelelangan untuk memverifikasi harga yang telah diberikan.

5. Online Negotiation

Fitur selanjutnya adalah Online Negotiation, di mana dalam fitur ini memungkinkan Anda untuk melakukan negosiasi harga barang atau jasa dengan penjual terpercaya, yang bisa Anda akses kapan saja dan di mana saja.

Caranya, Anda bisa langsung melakukan negosiasi melalui ruang obrolan pribadi yang telah disediakan oleh Procurite. Setelah melakukan negosiasi dan kedua belah pihak telah sampai pada kesepakatan, Procurite akan mencatat harga yang telah disepakati.

Dengan kelima fitur yang ditawarkan oleh Procurite, pengadaan barang dan jasa untuk perusahaan atau bisnis jadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Selanjutnya, kami akan memberikan informasi menarik terkait e-bidding sebagai salah satu layanan dalam fitur utama Bid & Auction oleh Procurite.

Apa itu E-Bidding? Bagaimana Prosesnya?

E-bidding merupakan proses yang menggunakan suatu alat e-Procurement untuk melakukan pelelangan umum. Melalui e-bidding, pembeli dapat mengawasi secara real time proses pelelangan, mulai dari merespon, memasang harga, hingga mengevaluasi pelelangan umum. Sehingga e-bidding memiliki nilai transparansi selama proses pelelangan berlangsung.

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh e-bidding selain kepraktisannya adalah Anda bisa menghemat waktu dan uang yang diperlukan untuk pelelangan konvensional biasanya. Selain itu, Anda tidak perlu mengirimkan salinan kertas dokumen ke kantor pengadaan, karena semua bisa dilakukan dengan satu aplikasi.

Selain itu, rekam proses pelelangan dapat disimpan jika Anda menggunakan aplikasi e-procurement yang berbasis cloud, seperti Procurite. Rekam pelelangan ini dapat digunakan untuk kepentingan perusahaan dan bisa diakses dengan mudah kapan saja dan di mana saja.

Lantas, bagaimana proses e-bidding? Apa yang berbeda dengan proses pelelangan konvensional?

Dibanding dengan pelelangan konvensional, e-bidding memiliki keunggulan dalam kemudahan akses dalam menyusun dokumen, serta membuat desain rencana lelang hingga meminimalkan biaya produksi.

Setiap penyelenggara e-bidding bisa memiliki desain proses pelelangan yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dan sistem yang berlaku. Namun, di sini kami akan memberikan gambaran untuk proses pelelangan secara e-bidding secara umum.

Sebelum memulai e-bidding, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis dan jumlah barang atau jasa. Selanjutnya, Anda akan memilih desain lelang yang sesuai.

Proses berikutnya adalah menentukan jadwal pelelangan. Anda bisa menentukan tanggal dan jam dilaksanakannya pelelangan online atau e-bidding dan kemudian memilih pemasok potensial. Anda bisa mengirim undangan kepada pemasok untuk menghadiri e-bidding yang akan dilaksanakan.

Pemasok yang dipilih dan telah diundang harus menerima undangan e-bidding. Setelah mereka setuju untuk mengikuti e-bidding, barulah e-Agreement dapat ditentukan. E-agreement adalah prosedur persetujuan yang penting dalam pelaksanaan e-bidding. E-agreement mencakup, seperti aturan umum e-bidding, peraturan kontrak tambahan, dan ketentuan pengiriman barang.

Selain itu, sebelum pelelangan e-bidding dimulai, pemasok harus diberikan pelatihan untuk memastikan para pemasok memiliki pengetahuan yang baik tentang e-bidding yang akan dilaksanakan.

Apabila e-agreement telah disepakati oleh semua pihak, barulah e-bidding dapat dimulai. Waktu untuk e-bidding akan ditentukan, dan dalam jangka waktu tersebut pemasok memiliki kesempatan untuk mengajukan penawaran.

Pada sebagian besar e-bidding yang dilakukan, pemasok dapat melihat peringkat mereka secara real time berdasarkan tawaran yang diberikan.

Hasil akhir e-bidding menjadi bagian dari penilaian atau evaluasi pemasok secara keseluruhan, sehingga dapat diambil keputusan akhir dari e-bidding yang telah dilaksanakan. Laporan atau rekam e-bidding dapat dibuat dan disimpan dalam penyimpanan aplikasi, yang biasanya berupa penyimpanan cloud.

Bersama Procurite, eProcurement Jadi Lebih Efisien

Pengadaan barang dan jasa dapat dilakukan secara online yang tentunya memiliki keuntungan lebih untuk Anda.

Procurite menjadi jawaban yang tepat untuk eProcurement dengan transparansi yang aman dan terjaga, mutu standar tinggi, dan efisiensi proses pengadaan untuk perusahaan Anda.

Kunjungi laman penawaran kami di sini dan dapatkan segala kemudahan dan keuntungan dalam eProcurement bersama Procurite. 

logo procurite

Tebet Timur Dalam Raya No 43 Jakarta, Indonesia

procurite phone icon+(62-21) 8357385

procurite phone icon085811417123