Net Income adalah? Ini Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya

net-income-adalah-ini-pengertian-fungsi-dan-cara-menghitungnya

Dalam sebuah perusahaan, terdapat banyak istilah salah satunya adalah net income. Net income adalah pendapatan bersih yang sering dilibatkan dalam sebuah perhitungan laporan usaha. Perhitungan net income sendiri umumnya berdasarkan periode usaha tertentu baik dalam satu tahun, beberapa bulan tertentu, dan lain sebagainya.

Guna memaksimalkan net income, beberapa aktivitas perusahaan khususnya produksi dan pengadaan harus berjalan lancar. Tentu untuk menghindari return, cacat produk, atau hal-hal lain yang bisa membahayakan net income perusahaan. Mengingat pentingnya perhitungan net income dalam sebuah usaha atau perusahaan, sangat perlu bagi Anda mengetahui pengertiannya. Langsung saja simak pembahasan net income sebagai berikut.

Net Income Adalah? Ini Pengertiannya

Net income adalah pendapatan bersih yang bisa didapatkan dari sebuah akibat adanya selisih positif total pendapatan dengan total biaya dalam satu periode kerja. Dikatakan net income juga ketika pendapatan tersebut sudah dikurangi dengan adanya taksiran pajak pendapatan.

Istilah pendapatn bersih juga terkadang dikaitkan dengan laba bersih. Di mana, pendapatan suatu usaha yang sudah dikurangi dengan depresi, amortisasi, dan lain sebagainya.

Tidak sedikit juga yang menyebutnya sebagai pendapatan bruto yang dikurangi oleh pengeluaran-pengeluaran non produksi. Tentu, biaya yang mengurangi pendapatan untuk menjadi pendapatan bersih ini adalah pengeluaran yang berkaitan dengan kebutuhan dari perusahaan. Mulai dari gaji, hingga pajak dari gaji karyawan perusahaan.

Lantas, bagaimana ketika pendapatan belum dikurangi dengan biaya non produksi sebagaimana yang sudah disebutkan? Pendapatan atau net income adalah murni pendapatan yang sudah tidak memiliki tanggungan untuk diadakannya pengeluaran.

Jadi, ketika pendapatan masih belum dikurangi biaya non produksi, bisa disebut juga sebagai pendapatan kotor atau bruto. Nah, untuk mendapatkan pendapatan bruto ini juga tidak boleh sembarangan. Intinya, tidak melulu terkait seluruh hasil penjualan yang Anda peroleh. Melainkan, didapatkan dari hasil penjualan yang dikurangi dengan biaya pengadaan seperti pembelian alat produksi, bahan baku, dan lainnya.

Fungsi Melakukan Perhitungan Net Income Adalah?

Perhitungan pendapatan kotor dan pendapatan bersih atau net income adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh setiap pelaku usaha. Hal tersebut sangat berguna supaya Anda bisa mengetahui sejauh mana kemampuan perusahaan dalam pengelolaan kegiatan atau aktivitas kerjanya.

Dengan perhitungan satu ini, Anda juga akan mengetahui terkait beban terbesar yang sebenarnya sangat mempengaruhi posisi pendapatan bersih. Dengan begitu, Anda akan lebih berhati-hati atau meminimalisir beban tersebut untuk periode kerja kedepannya. Kondisi inilah yang membuat pencapaian pendapatan bersih menjadi lebih maksimal.

Bagaimana ketika pendapatan kotor diketahui lebih besar dibandingkan dengan pendapatan bersih yang mengakibatkan kerugian? Perlu Anda ingat, pendapatan bersih atau net income adalah salah satu bagian penentu untung ruginya sebuah usaha. Oleh sebab itu, ketika kondisi seperti ini terjadi, Anda bisa mengeceknya di bagian non operasional.

Nah, dengan demikian, bisa ketahuan bukan bahwa perhitungan net income ini memiliki fungsi penting untuk evaluasi atau perbaikan kinerja perusahaan?

Tidak hanya itu, bagi divisi marketing perusahaan, adanya perhitungan pendapatan bersih atau net income memiliki peran untuk membuat penjualan menjadi lebih baik atau efektif. Beberapa penyebab seperti retur barang pengembalian adanya tunjangan atau jaminan, bisa lebih transparan untuk dijadikan sebagai perbaikan pemasaran kedepannya.

Cara Menghitung Net Income dan Gross Income dan Faktor Pembedanya

Perlu Anda ketahui, bahwa perhitungan pendapatan kotor atau gross income adalah mengurangi semua pendapatan yang Anda peroleh di dalam perusahaan dengan pengeluaran secara keseluruhan. Sementara, cara menghitung net income yaitu dengan mengurangi pendapatan kotor yang sudah Anda perhitungkan dengan biaya non operasional.

Itu sebabnya, antara net income dan gross income memiliki hubungan yang sangat erat. Namun, dalam perhitungan keduanya, terdapat beberapa faktor yang membedakan net income dengan gross income itu sendiri.

Baca Juga: Net Profit Adalah .. 

Dalam perhitungan pendapatan bersih atau net income, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya. Selain mempengaruhi hasilnya, faktor berikut juga bisa dijadikan sebagai pembeda dengan gross income.

1. Bunga dan pajak

Faktor pertama yang mempengaruhi net income yaitu bunga serta pajak karyawan atau pajak penghasilan. Jika di dalam perusahaan Anda terdapat hal tersebut, maka bisa dijadikan sebagai aspek pengurangan dalam perhitungan net income.

2. Biaya tidak terduga dan penyusutan aset

Selanjutnya terdapat biaya tidak terduga dan penyusutan aset yang bisa saja terjadi kapan saja.

Sementara pada perhitungan pendapatan kotor, terdapat beberapa hal yang mempengaruhi perhitungannya di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Biaya karyawan

Biaya karyawan atau tenaga kerja menjadi salah satu bagian yang dilibatkan dalam penentuan pendapatan kotor.

2. Biaya sewa tempat produksi atau perbaikan alat

Berikutnya, terdapat biaya sewa yang bisa jadi diperuntukkan pada tempat produksi dan berbagai macam peralatan lainnya. Bisa juga adanya biaya perbaikan alat yang Anda butuhkan.

3. Biaya utilitas dan pengiriman

Ternyata, biaya utilitas juga masuk sebagai salah satu faktor penentu perhitungan gross income atau pendapatan kotor. Di samping itu, adanya biaya pengiriman seperti jasa ekspedisi, kargo, dan lain sebagainya juga masuk ke dalam perhitungan gross income.

4. Pengadaan

Pengadaan seperti pembelian alat kebutuhan produksi dan bahan baku, ternyata dimasukkan juga ke dalam faktor penentu perhitungan gross income. Mengingat gross income juga memiliki keterkaitan dengan net income, maka Anda juga harus mempertimbangkan kelancaran pengadaan yang dilakukan perusahaan.

Suksesnya pengadaan dalam perhitungan gross income hingga menjadi net income adalah misi perusahaan yang harus terselesaikan.

Oleh sebab itu, percayakan pengadaan yang dibutuhkan perusahaan Anda kepada jasa layanan procurement terbaik dan terpercaya. Solusinya, Anda bisa mempercayakannya kepada kami di Procurite. Dengan pengadaan yang sukses, maka perusahaan Anda tidak akan mengalami kerugian dan kebutuhan alat maupun bahan produksi terpenuhi secara tepat.

Bersama Procurite, Dapatkan Net Income Terbaik di Perusahaan!

Berdasarkan pembahasan di atas, bisa dikatakan bahwa gross income dan net income adalah bagian dari perusahaan yang membutuhkan peranan pengadaan dengan sukses. Oleh sebab itu, guna mendapatkan net income sesuai target tahunan atau target satu periode perusahaan, sukseskan pengadaan bersama Procurite.

Kenapa harus Procurite? Layanan kami bisa Anda percayakan sebagai solusi tepat guna melakukan pengadaan dengan muda, praktis, dan terpercaya. Bahkan, Procurite hadir dengan mengikuti perkembangan zaman sehingga bisa dikatakan sebagai electronic procurement  terbaik di Indonesia.

Tentunya, hal tersebut bukan tanpa alasan. Melainkan, layanan kami terbukti dapat mempermudah Anda untuk melakukan pengadaan melalui inovasi canggih hanya dengan satu aplikasi. Dilengkapi fitur on cloud atau cloud base, semakin membantu pengadaan bisa menjadi lebih tepat, mudah, dan cepat. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, di bidang pengadaan Indonesia, membuat Procurite mampu memberikan layanan terbaik guna kelancaran pengadaan Anda.

Mengingat gross income dan net income adalah bagian penting yang memiliki keterkaitan dengan pengadaan perusahaan, yuk, sukseskan kegiatan tersebut bersama kami di Procurite sekarang.

logo procurite

Tebet Timur Dalam Raya No 43 Jakarta, Indonesia

procurite phone icon+(62-21) 8357385

procurite phone icon085811417123