Perbedaan Swakelola dan Penyedia

perbedaan-swakelola-dan-penyedia

Dua hal yang sering sekali disamakan artinya padahal memiliki makna yang berbeda adalah swakelola dan penyedia. Anda perlu tahu bahwa perbedaan swakelola dan penyedia memiliki artian yang sangat jauh. 

Sehingga diperlukan pengetahuan yang lebih agar tidak salah mengartikan kedua istilah penting ini.

Kedua istilah ini banyak ditemukan dalam pengadaan barang dan jasa untuk dunia bisnis dan industri. 

Pemilihan yang sesuai dengan fungsi utama akan mempermudah Anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal di dalamnya. 

Hal ini juga dipengaruhi juga dengan pelaksanaan dan juga penggunaannya di masyarakat.

Perbedaan Swakelola dan Penyedia

Agar tidak salah paham lagi, Anda memang perlu tahu tentang perbedaan swakelola dan penyedia. 

Ada beberapa macam hal yang bisa dijadikan pertimbangan untuk mengetahui perbedaan antara dua istilah ini. 

Diantaranya sebagai berikut:

1.      Perolehan barang dan jasa

Hal pertama yang menjadi parameter untuk mengetahui perbedaan antara dua istilah tersebut adalah terkait cara perolehan barang dan jasanya. 

Untuk penyedia tentu saja barang dan jasanya disiapkan langsung oleh pelaku usaha terkait. 

Sementara untuk swakelola pengadaan barang dan jasa, disediakan oleh beberapa pihak yang terlibat. 

Termasuk kelompok masyarakat, ormas, perangkat desa maupun lembaga lainnya.

Sehingga Anda harus paham bahwa swakelola ini cakupannya lebih luas dibandingkan dengan penyedia. 

Bisa dibilang juga penyedia ini ada di dalam swakelola untuk pelaksanaannya. Hal ini membuat penggunaannya menjadi lebih terstruktur dengan baik.

2.      Penggunaan swakelola

Hal kedua yang penting dipahami adalah terkait penggunaan swakelola dalam urusan pemasok barang dan jasa. 

Swakelola merupakan sebuah kegiatan yang melibatkan pengadaan barang dan jasa yang lebih terencana dengan baik. 

Proses swakelola memungkinkan segala bentuk yang terjadi di dalam lokasi dilakukan oleh kelompok itu sendiri.

Sementara untuk penyedia sudah termasuk ke dalam pihak lain di luar swakelola tersebut. 

Jadi, jika di dalam sebuah toko terlibat pemberian uang dan pembayaran lainnya tentu sudah bukan lagi masuk ke bagian swakelola. 

Melainkan masuk ke dalam penyedia.

3.      Alasan pemilihan swakelola

Hal berikutnya yang merupakan hal penting dalam perbedaan swakelola dan penyedia adalah terkait pemilihan swakelola. 

Ada beberapa poin penting yang mendukung penggunaan swakelola dibandingkan penyedia. 

Yaitu sebagai berikut:

  • Pekerjaan bersifat rahasia lebih aman

Maksud dari pernyataan ini adalah segala bentuk kegiatan di dalam sifatnya cukup rahasia. 

Biasanya hal ini banyak digunakan untuk urusan kenegaraan dan kepentingan dari pihak-pihak lain yang termasuk ke dalam kelompok terkait. 

Seperti halnya pengadaan soal untuk Ujian Nasional sehingga yang boleh terlibat hanya orang yang memang ada di dalamnya saja.

  • Pelaksanaan lebih terstruktur baik

Alasan kedua ini dikaitkan dengan penggunaan segala bentuk kegiatan di dalamnya yang terstruktur dengan baik. 

Proses yang termasuk ke dalamnya berupa statistik, data dan survey yang nantinya dibuat dalam bentuk analisa data yang menarik.

  • Pekerjaan untuk pengembangan barang dan jasa

Alasan berikutnya adalah bertujuan untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan barang dan jasa. 

Hal ini maksudnya pengembangan project atau survey terkait dengan pengadaan barang dan jasa terkait.

  • Diklat khusus

Hal selanjutnya yang penting dalam penggunaan swakelola ini adalah untuk melakukan penyuluhan, lokakarya, seminar, penataran, kursus dan diklat penting di dalamnya.

  • Pekerjaan dengan resiko besar

Berikutnya yang perlu diperhatikan dalam menggunakan swakelola ini adalah untuk sebuah pekerjaan yang memiliki resiko besar di dalamnya. 

Sebelum melakukannya, memang diperlukan rincian yang lebih baik terkait pekerjaan yang dilakukan baik yang belum pasti maupun memiliki resiko besar.

  • Pekerjaan dalam daerah rawan konflik

Alasan selanjutnya yang menjadi pertimbangan adalah pekerjaan dalam daerah yang rawan konflik. 

Hal ini harus dilihat dari beberapa aspek penting seperti pembiayaan, sifat dan besaran yang termasuk dalam pekerjaan terkait.

  • Partisipasi masyarakat

Hal berikutnya yang penting adalah pekerjaan penting dengan melibatkan partisipasi dari masyarakat sekitar. 

Bisa berupa pemeliharaan jalan atau saluran desa, pemeliharaan hutan, irigasi dan kepentingan lain yang sesuai dengan kepentingan setempat. 

Tentunya memang partisipasi dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini.

  • Untuk pemaksimalan fungsi sumber daya alam

Hal selanjutnya yang perlu dipertinbangkan adalah terkait pekerjaan yang memang membutuhkan pemaksimalan fungsi sumber daya alam. 

Hal ini berkaitan dengan peran banyak komponen di dalamnya.

4.      Pemilihan swakelola dan penyedia

Hal keempat yang menjadi pertimbangan penting dalam perbedaan swakelola dan penyedia adalah pemilihannya. 

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan menggunakan teknik swakelola. Namun bagaimana jika kegiatan ini ternyata tidak bisa disediakan dengan swakelola?

Tentu saja jawabannya adalah dengan menggunakan penyedia. 

Dalam pemilihan penyedia ini juga harus memperhatikan beberapa aspek penting yang menunjang penggunaannya. 

Seperti halnya penyedia barang dan jasa yang sesuai dengan bidang yang diambilnya. 

Tujuannya untuk membuat barang dan jasa terkait lebih berkualitas dan sesuai fungsi bersama yang diinginkan.

5.      Metode pemilihan penyedia

Hal kelima yang penting diketahui adalah ketika memilih menggunakan penyedia. 

Ada aturan khusus yang mengatur penyediaan barang dan jasa untuk pemerintah. 

Adapun beberapa kriteria yang penting untuk memilih barang dan jasa bisa dilihat sebagai berikut:

·         Tender

·         Tender cepat

·         Penunjukkan langsung

·         Pengadaan langsung

·         E-Purchasing

Selanjutnya untuk pemilihan sebuah jasa tentunya membutuhkan beberapa kriteria penting yang berbeda dengan barang dan jasa. 

Kriteria ini bisa dijadikan acuan untuk mendapatkan jasa yang lebih sesuai. 

Ada beberapa kriteria untuk mendapatkan jasa yang tepat dengan beberapa kriteria sebagai berikut:

·         Penunjukkan langsung

·         Pengadaan langsung

·         Seleksi

Untuk Anda yang membutuhkan layanan terkait cobalah untuk menggunakan Procurite. Brand terkait bisa dikunjungi pada halaman website Procurite

Ada beberapa alasan yang membuat Anda penting untuk memilih jasa dari brand yang satu ini. 

Pertama, segala bentuk data yang dibutuhkan akan terangkum dengan sempurna.

Sehingga apapun hasil dari rekan bisnis dan channel terkait akan dilaporkan dengan baik. 

Kedua, ada kesan transparan untuk semua jenis persaingan bisnis mulai dari daya saing yang sehat dan hubungan rekan bisnis. 

Ketiga, segala bentuk informasi yang diberikan langsung terekam menggunakan teknologi yang canggih sehingga lebih aman. 

Keempat, dengan mempercayakan pada Procurite tentu saja pengeluaran yang dilakukan akan menjadi lebih terjangkau.

Tentu saja Procurite adalah pilihan yang tepat untuk memberikan bantuan dalam kebutuhan pengadaan bisnis yang sesuai dengan tujuannya. 

Hal ini dilengkapi dengan pengadaan fitur yang lebih lengkap dan juga kekinian untuk digunakan era modern ini. 

Sehingga perkembangannya mudah dipantau dengan cara yang lebih baik.

Setelah mengenal perbedaan swakelola dan penyedia, tentunya Anda menjadi lebih mudah memilih salah satu yang sesuai untuk dijalankan. 

Baca Juga: Contoh perencanaan pengadaan barang

Hal ini berkaitan juga dengan keuntungan dan alasan dari masing-masing penggunaan swakelola dan penyedia dalam sebuah bisnis. 

Walaupun perbedaan swakelola dan penyedia begitu mencolok, namun kedua hal ini memiliki hubungan yang erat untuk memaksimalkan bisnis yang sedang dijalankan. Semoga bermanfaat, ya!

logo procurite

Tebet Timur Dalam Raya No 43 Jakarta, Indonesia

procurite phone icon+(62-21) 8357385

procurite phone icon085811417123