Rencana Bisnis: Definisi, Tujuan dan Komponen Pentingnya

rencana-bisnis-definisi-tujuan-dan-komponen-pentingnya

Business plan atau Rencana Bisnis adalah suatu dokumen yang sangat terperinci mengenai strategi dalam mencapai tujuan dan misi sebuah bisnis. Dengan ini juga menjelaskan bagaimana keadaan seharusnya suatu perusahaan pada beberapa tahun yang akan datang.

Jika Anda ingin jadi pengusaha ataupun sedang mendalaminya, mari belajar mengenai Rencana Bisnis yang baik dan benar!

Definisi dan Tujuan dari Rencana Bisnis

Sebelumnya sudah sedikit di ulas, bahwa Rencana Bisnis merupakan dokumen terperinci tentang strategi untuk mencapai misi dan tujuan dari suatu bisnis. Perencanaan bisnis adalah suatu aktivitas krusial untuk sebuah perusahaan. 

Tanpa adanya perencanaan bisnis yang matang, seorang pengusaha tidak dapat mencapai kesuksesannya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa perencanaan bisnis ini merupakan berbagai hal penting yang perlu Anda persiapkan sebelum mendirikan suatu perusahaan.

Pada umumnya, dalam suatu rencana bisnis, akan dituangkan dengan sangat rinci mengenai konsep pemasaran, usaha, keuangan dan lain sebagainya. Perencanaan bisnis ini menjadi tahapan penting sebelum Anda mengeksekusi strategi bisnis apapun.

Adapun tujuan dari perencanaan bisnis ini, diantaranya:

1. Untuk memastikan bisnis berjalan sesuai dengan visi dan misi

Tujuan pertama dari perencanaan bisnis yakni untuk memastikan suatu usaha bisa berjalan sesuai dengan visi dan misi perusahaan, agar nantinya tidak melenceng dari tujuan awal. Dengan adanya perencanaan bisnis ini juga akan membuat perusahaan bisa dengan mudah kembali meninjau aktivitas usahanya secara berkala untuk bahan evaluasi dan analisa.

2. Untuk membuat estimasi kapan bisnis bisa profit

Selanjutnya, tujuan dari perencanaan bisnis ini yakni membuat estimasi, kapan usaha Anda bisa menghasilkan profit, sekaligus menjadi strategi agar target tersebut bisa tercapai sesuai dengan timeline. Dengan begitu, Anda serta tim akan semakin termotivasi untuk bekerja lebih keras lagu guna untuk mencapai tujuan Anda, karena sudah tahu kapan target tersebut bisa diperoleh.

3. Untuk menghitung sumber daya yang diperlukan dalam operasional

Tujuan selanjutnya yaitu dapat membantu Anda dalam mengetahui seberapa sumber daya yang sebenarnya diperlukan dalam menjalankan operasional. Bukan hanya itu, Rencana Bisnis juga akan memberi Anda gambaran dengan jelas terkait dengan kebutuhan sumber daya manusia serta keahliannya.

Dengan begitu, Anda juga tim akan memiliki pedoman dalam menentukan berapa budget dibutuhkan dalam menggaji sumber daya manusia tersebut. 

4. Untuk melakukan evaluasi dalam Rencana Bisnis selanjutnya

Tujuan terakhir dari perencanaan bisnis yakni untuk melakukan evaluasi rencana yang sebelumnya dijalankan. Jika dalam proses eksekusi rencana sebelumnya terdapat sebuah kendala, Anda bisa memasukkan solusinya pada Rencana Bisnis berikutnya, hal ini agar masalah yang Anda alami tidak terjadi lagi. 

Tipe-tipe dari Rencana Bisnis

Setelah kita membahas pengertian serta tujuan dari perencanaan bisnis ini, Anda juga perlu mengetahui beberapa tipe dari perencanaan ini, diantaranya:

1. Rencana operasional

Tipe pertama dari perencanaan bisnis yakni perencanaan operasional. Tipe yang satu ini adalah perencanaan bisnis yang dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana suatu perusahaan berjalan.

Anda pun akan tetap bisa mengganti perencanaan yang satu ini jika hasil yang diberikan kurang efektif. Adapun contoh dari perencanaan bisnis operasional yakni prosedur Standar Operasional (SOP).

2. Rencana strategik

Perencanaan yang satu ini merupakan perencanaan bisnis yang berisi mengenai langkah-langkah strategis dalam mencapai tujuan. Rencana ini juga sangat penting, karena dapat menentukan keputusan jangka panjang pada suatu perusahaan.

Adapun contoh dari perencanaan strategik yaitu seperti nilai-nilai di perusahaan, visi dan misi yang jelas, serta lain sebagainya.

3. Rencana Taktis

Disamping dengan perencanaan strategik, Anda juga akan membutuhkan perencanaan taktis untuk merealisasikan strategi yang telah direncanakan sebelumnya. Perencanaan bisnis taktis bisa dicontohkan dengan cara-cara teknis untuk menerapkan strategi pemasaran, peran serta deskripsi kerja untuk sebuah posisi dan lain sebagainya.

4. Rencana jangka panjang

Terakhir ada yang disebut dengan perencanaan jangka panjang. tipe rencana yang satu ini merupakan tipe rencana yang berlaku untuk waktu yang lebih dari satu tahun. Adapun tujuannya yakni untuk memproyeksikan keberhasilan perusahaan dengan skala yang lebih besar.

Adapun contoh perencanaan bisnis jangka panjang ini seperti halnya rencana dalam mencapai visi dan misi, mencapai IPO, Go Internasional dan lain sebagainya.

Beberapa tipe dari Rencana Bisnis di atas perlu Anda pahami dengan seksama demi kelancaran bisnis atau usaha Anda agar berumur panjang. 

Komponen-komponen Penting Dalam Rencana Bisnis

Suatu perencanaan bisnis tentunya harus menyediakan informasi serta detail analisis dari semua aspek bisnis yang relevan. Termasuk juga dengan manajemen, posisi kompetitif, aktivitas, pasar, kebijakan, produk serta keuangan yang diproyeksikan. 

Untuk itu, berikut adalah beberapa komponen dari perencanaan usaha, yang diantaranya:

1. Identitas suatu perusahaan serta visi & misi

Komponen pertama dari suatu Rencana Bisnis yakni identitasnya. Identitas untuk perusahaan mencakup nomor akta pendiri, izin, nama pendiri perusahaan dan sebagainya.

Untuk visi dan misi, digunakan sebagai tujuan bisnis serta cerminan arah kedepannya.

2. Gambaran umum bisnis dan target pasar

Komponen selanjutnya yakni mencantumkan gambaran umum bisnis Anda. Ini meliputi bidang industri, jenis produk, value bisnis dan orientasi. Dengan begitu, pembaca bisa memahami profil usaha Anda dengan jelas.

Selain itu,, Anda juga perlu mencantumkan target pasar dalam perencanaan. Hal ini akan membantu Anda untuk meyakinkan investor mengenai potensi market share yang akan Anda dapatkan.

3. Rencana pemasaran dan biaya operasional

Tetapkanlah rencana strategi pemasaran dengan matang, agar bisnis Anda semakin luas dan banyak yang mengenali produk Anda. Kemudian masukkanlah rencana strategis Anda dalam business plan agar pembaca atau investor dapat mengevaluasi seefektif apa strategi tersebut.

Disamping itu, biaya operasional pun wajib Anda cantumkan dalam rencana, agar mengetahui berapa banyak modal yang Anda butuhkan untuk memulai usaha. Jika biaya operasionalnya tinggi, Anda dapat memutuskan untuk mencari investor.

4. Perhitungan BEP dan profitabilitas

BEP atau Break Even Point merupakan posisi saat jumlah modal keluar sama dengan penghasilan. Istilah sederhananya yakni “balik modal”. Dengan ini Anda akan mengetahui kapan bisnis Anda mulai menghasilkan laba. 

Selain itu, Anda pun perlu merencanakan estimasi perhitungan profit. Perhitungan ini dapat menjadi dukungan moral bagi Anda, tim serta investor. Seperti diketahui, sekarang ini perusahaan memiliki target laba yang perlu untuk dicapai.

5. Analisis persaingan dan strategi

Terakhir yakni analisis persaingan juga strategi. Selain fokus pada kemajuan perusahaan, Anda pun perlu melakukan analisis terhadap pesaing. Dengan begitu, Anda bisa membuat rencana strategi untuk bersaing dan mengalahkan kompetitor.

Itulah beberapa komponen penting dari Rencana Pasar yang penting Anda ketahui. Untuk memudahkan Anda dalam melakukan perencanaan pasar, Anda bisa bekerja sama dengan suatu perusahaan pengadaan yang bergerak secara online.

Salah satunya yakni Procurite, kami merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, yang khususnya pada pengembangan aplikasi e-procurement dengan on-cloud/ cloud base. Disini, Anda dapat mengelola pembelian serta pengeluaran perusahaan dengan mudah.

Dengan B2b Procurement Software Indonesia di Procurite, segala keperluan bisnis Anda, seperti halnya Rencana Bisnis pun bisa kami bantu untuk menjalankannya dengan baik. Jika Anda tertarik dengan kami, yuk kunjungi website resmi Procurite, untuk berkonsultasi lebih lanjut!

logo procurite

Tebet Timur Dalam Raya No 43 Jakarta, Indonesia

procurite phone icon+(62-21) 8357385

procurite phone icon085811417123