Sales Funnel Untuk Kebutuhan Meningkatkan Omzet Bisnis Anda

sales-funnel-untuk-kebutuhan-meningkatkan-omzet-bisnis-anda

Seiring perkembangan zaman, dunia marketing juga berkembang pesat dengan berbagai teknik dan strategi – strategi tertentu yang tujuannya untuk mendapatkan omset yang banyak. Sales funnel menjadi salah satu yang banyak diaplikasikan untuk kebutuhan selling oriented. Sebuah inovasi dalam bidang pemasaran dengan cara jitu mengarahkan calon pembeli hingga akhirnya bisa mendapatkan laba. Dalam hal ini, peran sales menjadi sangat penting.

Membuat sales funnel dalam bidang marketing tidak sesulit yang dibayangkan. Metode penjualan ini telah banyak diterapkan untuk berbagai bisnis perdagangan, salah satunya adalah sales funnel. Merupakan strategi yang diklaim jitu dalam menghasilkan closing untuk sebuah produk. 

Funnel sendiri merupakan kata bentuk yang berarti “corong”, sedangkan sales adalah penjual. Sehingga hal ini dalam merupakan strategi penjualan dengan tahap – tahap tertentu dan jika digambarkan dalam sebuah bagan akan membentuk corong

Metode Penjualan Sales Funnel Diklaim Efektif Digunakan Untuk Pemasaran Produk

Pengertian sales funnel adalah sebuah metode penjualan dengan cara mengarahkan calon pembeli dengan berbagai tahapan sehingga terjadi transaksi. Jika dilihat secara teknis, strategi memberikan arahan yang lebih terstruktur kepada calon pembeli untuk mendapatkan kemungkinan closing yang lebih besar. 

Metode penjualan seperti ini memiliki efektivitas yang cukup besar dalam mencapai transaksi atau closing. Hal ini karena dalam metode sales funnel ini terdiri dari beberapa tahap. Lalu pada saja tahap atau step dalam metode penjualan ini? Mari kita simak ulasan berikut.

Tahapan Sales Funnel yang Wajib Diketahui Penjual

Teknik sales funnel ini membutuhkan skill dan kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, karena inti dari akad jual beli adalah adanya kesepakatan antara seller dan buyer. Dalam konteks ini, tahapan implementasi dari sales funnel adalah sebagai berikut:

1.      Kesadaran (Awareness)

Sebagai seorang penjual tentunya hal yang sangat penting dan harus dikuasai adalah product knowledge. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menjelaskan pada calon pembeli mengenai apa yang dibutuhkan, sehingga calon pembeli memiliki kesadaran akan produk yang dibutuhkan dengan mempertimbangakan berbagai aspek seperti fungsi dan budget.

Kesadaran dalam hal ini adalah pembeli mengetahui secara pasti mengenai produk yang dibutuhkan dengan cara mencari info di jejaring media sosial, maupun browsing menggunakan smartphone. Hal ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produk yang dibutuhkan dari satu penjual dengan penjual lainnya.

Sebagai seorang penjual, tentunya Anda harus menciptakan suasana friendly tanpa membuat calon pembeli menjadi canggung ataupun malah membuat bingung. Kesan pertama akan sangat menentukan, sehingga penting bagi Anda sebagai penjual untuk bisa menguasainya.

 2.      Ketertarikan (Interest)

Dalam tahap ini calon pembeli akan diarahkan pada rangkaian kualitas produk, baik kegunaan, fungsi maupun fitur yang ditawarkannya. Ketertarikan akan tercipta ketika produk yang Anda tawarkan lain dari biasanya, atau memiliki keunikan tertentu.

Menjelaskan mengenai fitur tentunya juga menjadi tantangan bagi penjual, karena secara umum produk yang dijual sama, namun bagaimana penjual mampu menguasai produk yang dijual sehingga tidak ada yang diluar pengetahuan Anda sebagai penjual. Ini lah salah satu tahap penting dalam metode sales funnel, karena ketika calon pembeli sudah mulai tertarik, maka kemungkinan closing juga akan semakin besar.

 3.      Keputusan (Decision)

Dalam tahapan sales funnel ini calon pembeli telah mendapatkan informasi mengenai keunggulan dari produk yang Anda tawarkan. Bukan tidak mungkin jika calon pembeli akan pergi karena kualitas produk yang ditawarkan kurang sesuai ekspektasi. Anda tidak perlu khawatir, jika poin 2 dalam metode sales funnel ini sudah Anda jalankan dengan baik, maka kemungkinan besar calon pembeli akan deal dengan penawaran yang Anda berikan.

Keputusan ini tentunya berdasarkan dari penjelasan Anda mengenai kelebihan dan keunggulan produk Anda jika dibandingkan dengan produk dari seller lain. Dalam tahap ini juga dimungkinkan untuk pembeli melakukan repeat order karena mutu produk dan pelayanan yang Anda berikan sangat baik.

 4.      Tindakan (Action)

Anda sebagai penjual tentunya bisa bernafas lega setelah tiga tahapan sebelumnya, karena pada metode sales funnel di tahap ini, calon pembeli yakin dan siap untuk melakukan transaksi. Tahapan tindakan ini juga patut Anda perhatikan dengan baik sebagai penjual, dan selalu tanamkan sikap ramah dan sopan.

 5.      Pembelian (Purchase)

Tahap terakhir dalam metode sales funnel ini tak kalah pentingnya dengan tahap – tahap sebelumnya. Pembelian berarti seller dan buyer sudah sepakat untuk melakukan transaksi. Anda sebagai penjual tentunya harus memanfaatkan momen ini dengan terus memberikan yang terbaik, sehingga memungkinkan pembeli untuk melakukan repeat order, baik produk yang sama maupun produk lain yang Anda jual.

Bagaimana Cara Membuat Sales Funnel yang Efektif?

Penjualan atau marketing menjadi ujung tombak dalam sebuah bisnis baik skala besar maupun kecil. Berbagai cara dan strategi bisnis dikembangkan oleh para ahli, salah satunya adalah sales funnel ini. Tidak hanya sekedar menjual, metode marketing ini harus dibangunan dengan cara yang tepat sehingga tepat sasaran. Metode ini tidak sesulit yang dituliskan pada teori. Berikut disajikan beberapa cara membangun sales funnel yang benar dan tepat:

1.      Analisis Pasar

Dalam hal ini Anda sebagai penjual tentunya harus mengetahui produk apa yang sedang banyak dicari oleh pembeli. Anda bisa menggunakan tools online seperti google trend, maupun melihat pada marketplace sosial media. Hal ini bertujuan agar produk yang Anda jual tepat sasaran dengan mengutamakan mutu dan kualitas juga keunggulannya jika dibandingkan dengan kompetitor.

Jika dalam langkah ini Anda sudah menguasainya, tinggal implementasikan produk Anda terhadap pasar yang sesuai. Jangan sampai Anda menjual atau memasarkan produk ke pasar yang tidak sesuai, karena kemungkinan akan closing sangat kecil.

 2.      Buat Sesuatu yang Lebih Menarik

Dunia marketing sudah berkembang sangat pesat. Anda bisa memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan promo, diskon maupun keunggulan dari produk dan pelayanan yang Anda jual. Dalam hal ini, para konsumen akan lebih memperhatikan hal – hal yang out of the box dan lain dari biasanya. Ketertarikan ini yang akan mengarahkan calon pembeli ke toko Anda sehingga Anda sebagai penjual bisa melakukan tahapan sales funnel.

Dalam hal ini Anda juga bisa membuat toko online atau ecommerce dengan berbagai desain banner yang menarik. Toko online ini akan menjadikan produk Anda lebih dikenal luas dengan bantuan ads atau iklan.

 3.      Hias Toko Anda Sebaik Mungkin

Jika Anda masih berpatokan pada toko offline, maka yang harus Anda lakukan adalah membuat tampilan toko menjadi lebih bagus sehingga mampu menarik perhatian orang. 

Namun jika Anda merambah ke dunia digital marketing, maka landing page yang menarik harus Anda buat, baik dengan bantuan content writer maupun bisa Anda lakukan sendiri. Landing page yang menarik memugkinkan orang akan lebih banyak melihat produk yang Anda posting tentunya dengan teknik – teknik penulisan landing page yang benar.

 4.      Buat Strategi Campaign yang Menarik

Langkah ini memungkinkan Anda sebagai penjual untuk memberikan informasi pada konsumen tentang keunggulan produk. Bisa dengan email blast jika Anda menggunakan platform ecommerce, ataupun menggunakan brosur jika toko Anda masih konvensional. Campaign yang menarik akan lebih disukai dan tentunya menggiring calon pembeli untuk melihat produk – produk yang Anda jual.

 5.      Lakukan Sales After Sales dengan Baik

Sebagai seorang penjual, Anda harus bisa menjaga hubungan baik dengan konsumen, baik memberikan pelayanan jika ada kendala mengenai produk, maupun jika ada keluhan dari produk yang telah dibeli. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang harmonis dan tentunya tidak hanya dengan satu pembeli saja namun juga kepada seluruh pembeli. Tetaplah ramah dan sopan sebagai penjual, sehingga kemungkinan mendapatkan kesan baik dari pelanggan semakin besar.

Untuk mendukung bisnis online Anda dalam melakukan perhitungan dan pengelolaan barang.  Anda bisa menggunakan aplikasi electronic procurement dari Procurite yang berbasis cloud untuk mempermudah perhitungannya.  Pelajari lebih lanjut tentang Procurite disini. 

logo procurite

Tebet Timur Dalam Raya No 43 Jakarta, Indonesia

procurite phone icon+(62-21) 8357385

procurite phone icon085811417123